Langsung ke konten utama

[TINDERELLA] Investment Scamming

 Hello Beauties!


Being single membuat aku membuka dating apps kembali. Jadi, mari kita bercerita kembali soal berbagai macam manusia yang ada di Tinder. Sebelumnya aku udah pernah cerita soal cowok pervert dan cowok beristri, sekarang lagi banyak juga berkeliaran cowok yang menggunakan fake profile untuk penipuan investasi. Jadi, mari aku berikan informasi terkait cowok model begini, Lol.


Well, bukan bermaksud rasis tapi ciri-ciri mereka adalah akun tidak verify, mereka bilang lagi tinggal di luar negeri, dan menggunakan foto cowok tampan dari china atau taiwan (Sorry, but it's true). Kenapa aku bisa kasih kesimpulan kayak gitu? Karena aku udah pernah menghadapi 3 cowok dengan ciri-ciri yang sama dengan periode waktu yang berbeda jauh, tentunya. Aku akan ceritakan yang terakhir saja karena disini aku juga menggunakan sisi psikologis dan menilai dari sisi psikologis bagaimana mereka memperdayai wanita, oh dia juga lumayan mendalami peran makanya aku pikir ini cukup menarik.


Jadi, suatu hari aku buka tinder dan randomly lagi iseng swipe kanan semua cowok yang badannya bagus, baik akun verify maupun non-verify. Waktu itu sih aku udah pikir kalo kemungkinan besar, akun non-verify itu scam. Beberapa hari kemudian, aku buka lagi dan ada salah satu yang menyapa dengan ciri-ciri profile yang aku sebutkan tadi. Awalnya aku tidak langsung berpikir kalo itu adalah fake profile, hanya saja aku tidak memberikan ekspektasi apapun, to All the boys on dating apps sih kalo ini, Lol.


Akupun membalas chatnya keesokan harinya dan dia berkomentar "nigth owl ya" dan minta untuk pindah ke sosial media lain. Berhubung aku sudah merencanakannya, jadi aku memberikan nomor Whatsapp. Oh iya, nomor Whatsapp aku tidak terhubung dengan bank ataupun business/ works. Purely, personal, jadi menurut aku aman saja untuk dibagikan.


Dia menyapa ke Whatsapp, nomor Whatsapp-nya tidak memiliki foto. As usual, mereka akan memuji "I saw your picture, a beautiful girl". Dia menanyakan apakah aku bisa berbicara Chinese, ya tentu saja aku tidak bisa, Lol. Dia bilang tidak masalah karena dia akan menggunakan Interpreter dan memiliki masalah dalam berbahasa Inggris. Aku pun bilang kalo aku juga buruk dalam berbahasa inggris, tentu saja bohong, eh gak boleh sombong, maaf, haha!


Untuk profile kehidupan dia yang tentu saja kemungkinan besar bohong akan aku rangkum pada satu pragraf. Jadi sebelumnya, dia lahir dan hidup di China dengan berbisnis Car Rental. Lalu, pindah ke Singapore selama 2 bulan terakhir karena dia melakukan investasi dengan membuat bisnis jual beli mobil bekas dengan temannya, dia jadi pindah ke Singapore karena temannya tidak bisa fokus mengurus bisnisnya sekarang karena harus mengurus Istrinya yang sakit. Dia berkuliah di Zhejiang University, salah satu universitas top di China. Lalu, dulu dia pernah tunangan tapi suatu hari ceweknya kecelakaan waktu nerima video call dari dia, sejak saat itu dia ga nau foto atau pun melakukan video call, pokoknya yg berhubungan dengan foto dia ga mau (sa ae). Berakhir dengan dia yg menjadikan itu alasan untuk tidak melakukan video call ataupun memberikan foto wajah dia. Kalo soal foto lama, dia bilang semua foto lgsg dia hapus dan hp dia yg dia pake nelfon pacarnya dulu, dia buang. Iya deh bambank, iya aja. 


Untuk obrolan yang dilakukan, sebenarnya cukup normal. Ada sedikit flirty, tapi tidak berlebihan, malah aku yang lebih banyak bertanya dibandingkan dengan dia, hahaha. Aku mau tahu saja sih, konsistensi ceritanya, jadi aku kadang suka menanyakan sesuatu berulang dan sejauh yang aku liat, cerita dia cukup konsisten. Intinya aku merasa dia lumayan niat sebagai scam, bisa jadi dia udah berubah halu. 


Kalo aku liat, mereka ini lumayan pinter mainin psikologis. Mereka itu akan nyari cewek-cewek yg keliatan baik dan berhati lembut. Mereka akan bilang kalo mereka cari hubungan jangka panjang dan mencari soulmate. Intinya, mereka akan berusaha menawarkan relationship. Nah, lalu misal kan kamu late response, mereka akan ngomel karena sepertinya mereka itu mengerjakan korban satu per satu, jd fokus gitu makanya ngomel kalo misal kalian slow response. 


Anyway, Aollie is not a real name, jadi aku pikir tidak perlu di sensor ya. 



Berhubung aku berniat mengikuti permainannya, jadi aku berbaik-baik deh. Berakhir debat layaknya couple lagi LDR lalu miscom, di hari kedua kenal, Lol. Akhirnya, baikan dan dia melakukan flirty yg menurut aku sangat normal. Dia bahkan mengirimkan beberapa foto, selayaknya cowok normal. 



Berhubung aku males berlama-lama. Keesokan harinya, aku langsung google foto Tinder dia di google image dan keluar tuh artikel tentang 'cowok-cowok keren Taiwan' dan dia menggunakan foto tersebut. Aku tanya deh, identitas dia, mau tau reaksinya, then as always they will play victim. Jadi, konsepnya kalian akan dibuat merasa bersalah karena menyalahkan dia, semacam gaslighting gitu. Di ulang lagi deh kata-kata semacam dia nyari hubungan serius, menanyakan balik soal identitas aku, dan waktu aku akhirnya blg kalo foto Tinder itu bukan foto dia, dia jd pake strategi "Kalo gitu kenapa kamu masih mau chat sama aku?", Lol. Ya, aku ikutin aja dramanya.




Dia bakal bilang kalo akan nemuin aku begitu pandemi berakhir, which is same as they will never see you, of course cause he is fake person, wkwk. Dia juga bilang dia gak tjakep dan udah gak mau foto muka lagi, gegara kecelakaan tunangannya itu. Wkwk, pokoknya alasannya mbulet. But at the end, kita baikan karena aku mau tau dia nawarin produk apa dan bagaimana tipe scam yang dia lakukan. 


Setelah ribut-ribut soal identitas itu, akhirnya ketauan deh produk apa yg mau dia tawarin. Jadi,  dia nawarin produk investasi namanya ETF. Kalo aku search di google, intinya sih sama kayak saham gitu tapi keuntungannya ada disalurkan ke pengembangan yg kita mau, misal lingkungan atau pendidikan. Lucunya, dia bilang itu permohonan maaf dia karena udah bohong ke aku dengan membuat aku bisa multiple uang gitu ye kan. Trus udah tuh aku kan gak mau, jd ribut-ribut, eh dia blg otak kalangan rendah lah, dkk, Lol. Habis itu baikan lg dengan anehnya, trus aku ikutan play victim aja, aku bilang kalo aku sakit hati sama ucapan dia, hahaha! 



Akhirnya, aku pura-pura mau aja. Akhirnya dia jelasin caranya, trus dia blg masukin aja 500-1000 ringgit dulu, kalo aku ga nyaman dll, kita gak akan bahas itu lagi. Katanya dia begitu, tentu ku tak percaya dan melakukan google dari link yg dia kasih. Aku buka websitenya dan looks like not legit sih, kayak website mainan. 



Hasil pencarian aku, menemukan website yang isinya scam. Aku sempet mikir sih, masa dia udah effort chat beberapa hari cuma buat 500 ringgit? Modusnya bakal kayak apa ya, tp aku ga mungkin nanya ke orangnya kan. Akhirnya aku google. Bagaimana caranya mereka scam dari website seperti itu.


Jadi, awalnya kalian akan disuruh masukin uang kecil, nanti bakal balik cepet. Habis itu kalian bakal di rayu buat jadi member, nah ini biasanya bakal disuruh masukin uang lumayan besar kayak over 2000 dollar gitu. Aku google dan ada yg cerita, dia nolak gak mau masukin, lalu sama si cowok itu dimasukin uang, katanya nanti dibalikin kalo udah naik nilainya, jd seakan-akan hutang gitu loh. Semacam pemaksaan, Lol. 


Well, that's the research. Keep swiping and careful, Tinderella! 


Btw, kalo cowok indonesia biasanya modusnya mau pinjem uang, gak cuma cowok tapi cewek juga. Aku pernah sekali ketemu cowok yang dia cerita usahanya lg turun, dll, lalu suatu hari kata dia rumah orangtuanya atapnya ambruk trus dia lgsg kirim 100 juta ke orangtuanya, jd rekening dia habis, cuma ada uang 10k. Tentu ini gak logis, benerin rumah kan ga harus bayar semua di depan, trus dia ga itung makan buat diri sendiri? Dia jg selalu blg "Aku udah biasa kok susah kayak gini", soalnya w cuma kasih semangat doang, wkwk. Habis itu aku cerita balik aja kalo aku habis kena tipu gitu puluhan juta, biar seimbang ye kan. Lalu dia yg ga bales hahaha. Sebenernya aku ga tau, dia berniat nipu atau ngga tapi waspada aja kalo ada yg cerita soal kisah sedih gitu. Jangan mudah berempati di aplikasi semacam ini, Lol






Postingan populer dari blog ini

Ciri dan Cara Menghadapi Cowok Cuek

Hello Guys! Kalian pasti lagi galau, kenapa sih pasangan gue cuek banget? Lalu mulai merambat menuju pemikiran 'dia cinta atau ngga ya sama gue?'. Well, cinta atau ngga cinta itu agak susah ya mengukurnya. Kalo gue sih lebih suka punya pacar cuek tapi perhatian (loh?). Kerumitan setelah memiliki pacar cuek adalah merasa kurang diperhatikan, walaupun belum tentu juga dia ga perhatiin kita sebetulnya. Sebelum kita tertuju pada tips menghadapi pacar cuek ada baiknya untuk membuat mind set sepaham mengenai ciri-ciri pria cuek. Ilustrasi: Pickycovers Berikut ini adalah ciri-ciri cowok cuek. 1. Jarang banget menelpon. Yap! Cowok cuek tuh jarang banget menelpon, karena menurut mereka itu gak penting. Kalo pun nelepon itu pasti gak lama dan tandanya dia udah merasa kangen 7 turunan alias kangen super banget. Jadi keseringan atau selalu pasti cewek yang nelfon duluan. 2. Jarang SMS/BBM/Whatsapp/Line duluan. Semua cowok cuek kayaknya begini. Telfon ataupun pesan sing

Pengalaman Belanja di 9to9

Ada yang pernah denger 9to9.co.id? Awalnya aku ga tahu sama sekali soal website ini, tapi kalo kalian penggemar hush puppies, kemungkinan besar pernah denger pasti. Jadi 9to9 ini adalah website official untuk beberapa brand, antara lain hush puppies, playboy, obermain, Noche, Robelli, dan beberapa merk lainnya. Gimana aku bisa tahu website ini? Jadi awalnya aku  mau beli suatu boots hush puppies di Zalora dan barang ini masuk non-sale product jadi gak bisa pake kode promo tambahan, berhubung harganya lumayan pricey jadi aku berniat untuk cari diskon di tempat lain, dan aku liat di 9to9 ada tambahan diskon dengan price awal yang sama dengan Zalora. Kalian bisa memasukkan discount ketika memilih metode pembayaran *Jadi kadang-kadang, online shop itu punya discount yang disembunyikan, kalian bisa check list promo di couponation.co.id sebelum mulai checkout ya! Tadinya galau to the max banget, aku juga search dulu dong di google, bener legit ga sih ini website dan mo

Program Perhitungan Denda Perpustakaan

jadi semester 2 ini ada praktikum yang namanya praktikum pemrograman komputer, yak bener sekali pemrograman yang itu! bermain dengan coding coding sejenak menjadi anak IT. depan depannya masih algortima flowchart yang memalaskan itu, habis itu disuruh bikin program yang bikin kepala pusying sekali. program pertama yang gue buat itu tentang struktur kontrol keputusan, if then else elseif gitu lah. Program yang gue buat cukup sederhana, tadinya gue sama temen gue pengen rada ribet tapi katanya mbanya gak usah pake database2-an yaudah akhirnya kita hanya membuat tentang perhitungan denda pada perpustakaan, ohiya software yang gue pake visual basic 6 soalnya di labnya masih pake itu. kurang lebih tampilannya begini. gambar 1 jadi nanti masukin nama sama jumlah buku yang dipinjem, buat jumlah bukunya dibatasin sampe 5 buku jadi kalo kalian ketik 6 gak bisa, cuma antara 1-5. habis itu pilih tanggal peminjaman itu tanggal berapa dan tanggal kembalinya itu tanggal berapa tapi biasan