Simulasi

May 05, 2013
Simulasi Lampu Lalu Lintas
Apa yang dimaksud dengan simulasi?
Simulasi adalah proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan sekelilingnya. Aksi melakukan simulasi ini secara umum menggambarkan sifat-sifat karakteristik kunci dari kelakuan sistem fisik atau sistem yang abstrak tertentu. Simulasi sangat bermanfaat untuk membuat keputusan sebelum mengimplementasikannya ke dunia nyata. Misalnya, manufaktur pada sebuah perusahaan, antrian pada sebuah jasa, ataupun kebijakan-kebijakan yang hendak dilaksanakan oleh pemerintah. 
Simulasi dilakukan dengan bantuan komputer beserta sofware yang digunakan untuk simulasi. Beberapa software simulasi adalah ProModel, Arena, Vensim, PowerSim, dan sebagainya. ProModel dan Arena merupakan software simulasi yang dapat digunakan untuk sistem diskrit, sedangkan Vensim dan PowerSim merupakan software simulasi yang dapat digunakan untuk sistem dinamik. Lawan dari sistem diskrit adalah kontinus, software yang digunakan bisa berupa Matlab. Selain ada sistem dinamis tentunya ada sistem statis yaitu sistem yang merepresentasikan dalam suatu waktu tertentu, karena statis jadi input yang masuk akan menghasilkan jumlah output yang sesuai dengan perhitungan. Jadi bingung ya sama perbedaan dengan sistem dinamis? sistem dinamis itu memiliki formulasi yang bersifat dinamis atau dapat berubah sesuai dengan kebijakan yang diambil, misal dalam waktu satu tahun hasil yang diperoleh akan memiliki hasil yang berbeda, bisa meningkat atau malah menurun. Sistem manufaktur, antrian jasa, dan sejenisnya merupakan sistem diskrit; Sistem penyulingan minyak, petrokimia, sistem rangkaian listrik pada robot dsb adalah sistem kontinu. Sistem statis sebenarnya hampir mirip dengan diskrit tetapi intinya adalah tidak ada perubahan dari input yang dimasukkan dengan output yang dikeluarkan, misal manufaktur atau jasa, sedangkan pengaruh kebijakan 10 tahun kedepan merupakan sistem dinamik. Tujuan dari berbagai software tersebut adalah membantu untuk mempermudah pengambilan keputusan dan dapat dilakukan dalam waktu singkat. Pada sistem dinamik dibahas mengenai variabel-variabel yang berpengaruh pada tujuan yang akan dicapai dan dapat diketahui secara jangka panjang. Sedangkan sistem diskrit membahas mengenai proses-proses yang ada pada sistem yang dibuat.
Simulasi kejadian diskrit memodelkan sistem yang berubah sesuai waktu melalui suatu representasi dimana variabel status berubah secara langsung pada titik terpisah dalam waktu. Titik terpisah dalam waktu adalah keadaan dimana suatu kejadian terjadi. Kejadian didefinisikan sebagai kejadian langsung yang dapat mengubah status sistem. Meskipun simulasi kejadian diskrit dapat dilakukan secara manual, jumlah data yang harus disimpan dan dimanipulasi dalam dunia nyata mengharuskan penggunaan komputer digital.
Simulasi bersifat dinamis, dimana interaksi antara kejadian acak dan waktu adalah bagian dari simulasi. Karena sifat dinamis ini, kita harus mengikuti nilai waktu tersimulasi selama simulasi dijalankan, dan kita juga perlu mekanisme dalam mengembangkan waktu tersimulasi dari satu nilai ke nilai lainnya.
Kelebihan menggunakan simulasi adalah sebagai berikut:
  • Menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan fomulasi matematika
  • Dapat melakukan eksperimen tanpa menganggu sistem nyata yang ada
  • Sebagai alat bantu untuk membuat keputusan operasional
  • Biaya lebih murah dibandingkan dengan bereskperimen langsung pada sistem yang ada.

Walaupun simulasi memiliki banyak kelebihan, simulasi juga memiliki kekurangan, antara lain adalah sebagai berikut:
  • Tidak dapat menghasilkan solusi yang optimal
  • Ada kemungkinan sulit untuk mengembangkan model
  • Dapat terjadi kesalahan logika dan model yang digunakan tidak merepresentasikan sistem nyata dengan baik.
  • Dibutuhkan pembelajaran software terlebih dahulu bagi pemula sehingga kemungkinan dapat lebih lama maupun mahal, bergantung pada sumber daya dan jenis software yang digunakan

Penggunaan simulasi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan dan sebelum melakukan simulasi ada baiknya terlebih dahulu menggambarkan aliran proses menggunakan petrinet ataupun Activity Cycle Diagram (ACD) sehingga tidak ada kesalahan lagi pada saat pelaksanaan simulasi.



Powered by Blogger.