Kesendirian

November 15, 2012

Senja telah tiba, aku termenung di rumah sambil melihat keluar. Semua hal berkelit di pikiranku. Terkadang aku berpikir bahwa aku terlalu banyak memikirkan segala sesuatu yang terkadang tidak penting dan tidak seharusnya dipikirkan secara matang. Hal itu membuat aku lambat mengambil keputusan, tetapi apakah apabila aku tidak memikirkannya akan menjadikan suatu hal yang baik? Aku rasa tidak juga.
Ketika aku merasa sendiri, aku ingin dunia berhenti sesaat dan aku dapat memperhatikan semua yang ada di lingkunganku. Aku butuh adaptasi. Keinginan untuk menghilang sesaat selalu ada, menghilang dan tidak dicari. Aku hanya ingin melihat dan menikmati aktivitas orang lain yang ada di depanku, tanpa mereka sadar bahwa aku memperhatikan mereka.
Mungkin kalian bilang aku introvert? Pada kenyataannya aku memang seorang introvert. Seorang yang lebih suka melakukan suatu hal sendiri. Aku tidak suka melakukan semuanya sendiri, tetapi aku suka kesunyian dan ketenganan. Dulu aku selalu mendapatkannya di rumah. Semua orang di rumahku cukup sibuk, sehingga ketika pulang aku akan berada sendiri disana dan aku merasa cukup nyaman memiliki waktu berkualitas untuk diriku sendiri. Apakah itu aneh? Pasti kalian pernah merasakan hal yang sama. Kadang kita membutuhkan waktu istirahat untuk menenangkan pikiran kita dan mengembalikan ego kita seperti sediakala.
Pemikiran selalu ada dibenakku, tetapi kenapa aku selalu terlambat untuk menyampaikannya? Mungkin aku kurang inisiatif dalam menyampaikan gagasan yang ada, tetapi rasa malas akan berkata-kata membuat aku terlambat. Jujur, aku jauh lebih menyukai menulis dibandingkan berucap dan menuangkan ideku dalam lisan.  Tulisan dapat menyiratkan banyak hal, tetapi setiap orang yang membacanya akan memiliki persepsi yang berbeda. Aku tidak tahu mengapa aku menulis ini, hal ini terasa benar ketika aku melakukannya.
Kesendirian terkadang berbuah pada kesepian. Bagaimana jika kalian tidak memiliki pasangan hidup ketika tua nanti. Aku yakin kalian akan merasa sepi tanpa teman berbagi. Terkadang aku takut dalam membayangkan hal tersebut, apakah aku memiliki suami atau tidak, tetapi aku yakin tuhan akan memberikan aku yang terbaik untuk segala hal. Mungkin pikiranku terlalu jauh hingga terpaku pada apa yang kira-kira aku rasakan jika tidak memiliki pasangan hidup? Aku tidak mau memikirkannya. Aku tidak akan kesepian, aku akan memiliki keluarga utuh yang dapat menjadi suri tauladan bagi keluarga lainnya. Aku yakin itu. Pasti. Dan tidak ada orang yang akan hidup sendiri, kesendirian itu hanya sebuah perasaan. Apabila kita melihat lebih luas, pasti kalian akan mengetahui sebuah kenyataan bahwa kalian tidaklah sendiri.
Powered by Blogger.