Cheating

February 15, 2012
Waktu itu gue pergi sama temen gue, entah kenapa dia nanyain gue soal hubungan percintaan, perselingkuhan, dan reaksi. Gue memang berpengalaman soal itu, jadi gue jawab sepemikiran gue.

Perselingkuhan
Mungkin gue rasa, banyak juga orang yang mengalami hal yang sama. Orang ketiga, permasalahan bisa terjadi karena kesalahan pihak korban, pihak tersangka, mau pun pihak ketiga tersebut. Bagaimana pun situasinya, perselingkuhan tetap tidak bisa dibenarkan.
Dari dulu sampai sekarang gue bingung kenapa orang bisa selingkuh. Gue ngerti sih secara teoritis, ketidakpuasan. Ketidakpuasan juga bisa dari berbagai faktor, mungkin sifat, perbuatan, perhatian, jarak, dan sebagainya. Tapi untuk gue, untuk membina suatu hubungan itu bukan hanya berdasarkan ungkapan 'aku sayang sama kamu' 'kamu satu satunya di hati aku' 'kamu adalah kekasih hatiku' tetapi berdasarkan komitmen yang dibangun oleh diri sendiri.

Komitmen
Komitmen. Apa itu komitmen? Gue belom pernah mencari di google tapi berdasarkan pemikiran gue, komitmen adalah suatu hal yang mengikat hubungan antar manusia yang artinya loyalitas antara manusia tersebut. Komitmen bukan hanya dalam hubungan pernikahan. Hubungan di organisasi pun membutuhkan komitmen. Semua hal membutuhkan komitmen.
Hubungan tanpa komitmen adalah hubungan yang rapuh. Komitmen harus di bangun dalam diri sendiri. Ketika kita mau membuat suatu hubungan, kita harus memikirkan ke depannya. Ada hal-hal yang akan kita korbankan. Misalnya, biasa jalan sama cowok (untuk cewek) harus di kurangi begitu juga sebaliknya. Walaupun mereka sahabat baik kita, tetapi ada baiknya jika tidak rutin seperti dulu. Pemikiran yang seperti itu membuat gue tidak pernah bepikir untuk selingkuh selama gue masih berada dalam komitmen dengan orang lain.

Orang ketiga
Temen gue bertanya "gimana kalo ada cewek genit sama cowok lo?"
Gue menjawab "gak ada masalah ketika cowok gue tidak merespon dia. apa hak gue untuk marah? mungkin gue memang pacarnya, tapi ketika gue gak kenal sama cewek itu, apa harus gue yang turun tangan? tanggung jawab ada di orang yang di deketin, ketika dia teguh dengan komitmennya pasti gak akan tergoda oleh pihak mana pun. Mungkin gue akan sedikit bereaksi ketika gue kenal dengan oknum cewek, karena dalam artian dia adalah temen gue dan itu berarti dia mengkhianati gue"

Untuk kalian semua yang berada pada situasi diselingkuhin, kalo menurut gue sih it's over dude! itu berarti dia gak tulus sama lo dan bukan orang yang konsisten. Apakah lo mau nikah sama orang yang gak konsisten, gak tegas, dan gak mencintai lo apa adanya? Karena kebanyakan orang yang pernah selingkuh, dia akan mengulanginya lagi. Jangan ke makan oleh omongan manis mereka lagi! Kalian harus memaafkan tapi tidak untuk kesempatan kedua, apalagi ketiga dst.

Untuk kalian yang sedang berselingkuh, tegas dong! Pilih mau yang mana. Ketika pilihan lo jatuh ke pasangan lo yang lama, segera bilang sejujurnya. Urusan dimaafin atau ngga itu urusan nanti karena itu udah resiko yang harus lo tanggung, tapi kejujuran juga sangat penting. Pasti lebih menyakitkan ketika pasangan lo mengetahui tindakan lo dari orang lain. Jangan mengulangi kesalahan yang sama, suatu saat nanti pasti lo bakal terbalas.

Untuk kalian yang jadi selingkuhan, berhentilah sebelum karma mendatangi. Menjadi selingkuhan itu gak enak loh, istilahnya 'buangan' 'sampingan'. Gimana kalo lo diselingkuhin? Gak mau kan? Karena itu mulailah memikirkan akibat dari semua perbuatan yang dilakukan.

Sebagai makhlus sosialis, kita harus menjaga hubungan dengan orang lain. Itu artinya jangan membuat orang lain sakita hati dengan segala perbuatan kita karena suatu saat pasti akan memiliki dampak pada diri kita sendiri. Pikirkanlah semua hal sebelum bertindak, jangan sesuka hati! Good luck with your love dude :)

No comments:

Powered by Blogger.